Minggu depan udah pemilu deh, gak kerasa udah 5 taun lewat sejak pemilu terakhir. Dulu ada sedikit rasa optimis waktu perubahan sistem pemilu dengan mencoblos wakil rakyat secara langsung, bukan nyobolos partainya. Jadi dulu tuh kesannya kenal langsung wajah sang wakil rakyat.

Sekarang gak jauh beda, sama-sama milih caleg nya… bedanya cuma sekarang gak dicoblos tapi di contreng (contreng ato centang yak?). 5 tahun berlalu rasa optimis yang dulu ada semakin pudar, bahkan berubah menjadi pesimis. Gimana gak pesimis, dulu yg gue coblos kerjanya ngapain juga gue gak tau. Dia bener-bener ngewakilin suara rakyat ato gak juga gue gak tau.

Sekarang sama aja, banyak baliho, spanduk, poster, flyer dimana-mana yang mengajak kita milih mereka. Gak ketinggalan dengan jargon-jargonnya… jujurlah, beranilah, bawa-bawa kesejahteraan rakyat lah… tentunya dengan harapan semakin canggih ngiklannya, semakin banyak pemilihnya. Dari sekian banyak caleg yang mengiklankan diri, kenalkah kita? taukah kita visi mereka? taukah kita latar belakang keikutsertaan mereka menjadi caleg? taukah kita program mereka? gak ada yang tau kan… smuanya BULL SHIT!! cuma bikin kotor lingkungan sekitar aja, mending baliho dan poster-posternya ada yang bagus.. katro’ smua.. kampret!! SAMPAH VISUAL. Blom lagi kalo ada baliho ato bendera yang roboh… peduli apa mereka sama masyarakat sekitar? TAI BABI!!

Nah sekarang kalo dah gini gimana? mau milih siapa? tau deh. Pas dijalan sempet liat-liat ada caleg yang fotonya cantik juga, kalo gak salah dari Partai Demokrat… mungkin gue akan milih dia.. hehehe. Abis gak tau mau milih berdasarkan apa. Moral? gak tau. Pinter? gak tau. Desain poster terbagus? gak ada yang bagus. Gue pilih yang cantik aja deh. Ato liat tar aja di TPS, tutup mata… kertasnya diputer-puter… biarkan telunjuk gue menunjuk ke sembarang arah di kertas itu… nah itu dia yang gue pilih… hehehe. Pilihan terakhir… sobek-sobek kertasnya… ini mah sama aja golput ya, mendingan tidur di rumah daripada ke TPS.. hehehehe..

Sekarang sudah tanggal 3 Januari, Senin besok anak sekolah sudah masuk. Apakah mereka sudah harus masuk pk. 06:30 sesuai peraturan daerah? Kesian yah… anak sekolah dikorbankan demi mengatasi kemacetan lalu lintas. Jaman dulu aja waktu gue masih SD, masuk pk. 07:00… pk. 06:15 sudah dijemput sama mobil antar jemput sekolah. Lha kalo sekarang masuknya tambah pagi, mau berangkat jam berapa tuh? Trus di sekolah juga pelajaran pertama pasti gak bisa konsentrasi… masih ngantuk. Yang ada kualitas belajar mengajar akan terganggu.

Pemerintah kok kayaknya gak terlalu peduli sama pendidikan ya? padahal pendidikan adalah investasi serius demi kemajuan bangsa di masa mendatang, kok malah dijadiin kelinci percobaan demi mengatasi masalah yang kita semua tau… masalah kemacetan lalu lintas di Jakarta sudah sangat kompleks dan butuh solusi yang terpadu… bukannya solusi perintilan seperti pengaturan jam masuk sekolah dan kerja.

Mudah-mudahan pemerintah sadar dan punya ide yang lebih baik untuk mengatasi semua masalah di Jakarta tercinta ini.

Pembatasan BBM

Februari 23, 2008

Lagi-lagi ada isu yang tidak menyenangkan.. hmm.. paling gak buat gue ini gak menyenangkan… PEMBATASAN BBM! Untuk premium 1 mobil akan dijatah 5 liter per hari karena pemerintah akan mengurangi subsidi.

Pastinya banyak pro dan kontra untuk isu ini, gak bisa dipungkiri kalo dah menyangkut BBM akan banyak yang kena imbasnya terutama sektor industri. Gak kebayang seluruh distribusi akan keganggu dan pihak management harus muter otak ngakalin pembatasan BBM ini. Selain itu para sales officer juga akan kelimpungan, udah macet, harus ngakalin 3 in 1… eh sekarang harus irit-irit bensin… lama-lama naek ojek semua tuh sales officer.

Menurut gue, untuk masalah yang satu ini pemerintah gak boleh gegabah, harus banyak melibatkan berbagai pihak untuk diskusi. Pemerintah juga harus transparan mengenai alasan atau latar belakang pembatasan BBM ini, apakah bener-bener untuk mengurangi subsidi BBM atau masalah makin menipisnya cadangan minyak mentah atau yang lainnya. Sekarang udah gak jamannya maen perintah tanpa diskusi dan gak transparan.

Kalo alasannya adalah pengurangan subsidi BBM, harusnya cara yang paling sederhana adalah menaikkan harga BBM, khususnya premium… walaupun pastinya akan banyak kontra juga, tapi paling gak lebih gampang perhitungannya… tinggal naekin biaya distribusi.

Yaa… apapun kebijakan pemerintah nanti mudah-mudahan sudah dipikirin dengan baik dan tetap tidak merugikan rakyat.

Pilkada DKI Jakarta 2007

Agustus 7, 2007

Untuk pertama kalinya Jakarta akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara langsung. Ada 2 pasang calon gubernur yang siap beradu pada tanggal 8 Agustus nanti. Kampanye yang dijadwalkan hanya beberapa hari menurut gue gak ada kemajuan, cuma sekedar jor-joran pamer spanduk dan rame-ramean pawai… gak ada pendidikan politiknya sama sekali. Padahal yang dibutuhkan masyarakat sejak masa reformasi setelah dijajah rezim orde baru adalah pendidikan politik… yang bisa bikin rakyat Indonesia lebih pinter, lebih cerdas, gak dijajah lagi oleh bangsa asing dan kroni-kroninya.

Dari kampanye yang gak mutu tsb gue mau nyoba mengutarakan pendapat gue…

Saling ejek
Pasangan no.1 dengan relawan oranye nya punya konsep yang beda khususnya dalam berkomunikasi dengan spanduk, yaitu mencoba meyakinkan orang akan buruknya pemimpin yang lama. Metode ini akan berhasil cuma untuk masyarakat dengan latar pendidikan rendah. Kalo yang mau sedikit mikir sih kayaknya metode ini cukup menjijikkan… apa enaknya kalo menang dengan cara menjatuhkan lawan… gak fair lah.

Dukungan Parpol
Dukungan parpol untuk pasangan no.2 yang sangat banyak bisa sangat menguntungkan kalo parpol-parpol tsb bisa mengendalikan kadernya. Tapi kenyataannya banyak organisasi underbouw parpol yang nyebrang dengan mendukung pasangan no.1, jadi gak jaminan lho didukung banyak parpol. Dan bagi yang rada-rada cerdas juga akan mikir dampak dari tuntutan-tuntutan (baca: bayar utang) parpol kepada gubernur terpilih yang mana akan sangat mengekang dalam menjalankan tugasnya dalam melayani rakyat.

Siapakah calon gubernur DKI Jakarta 2007 dukungan anda? Dukung calon favorit anda di sini.