Ada Apa di Jakarta?

Bagi warga Jakarta yang ngantor pada Minggu pertama di tahun baru 2007 ini pasti deh pada masuk kantor pagi-pagi dengan hati riang gembira.. kenapa? karena lalu lintas nya lancaaaaaaaaaaaaar …πŸ˜€

iya lancar banget jalanan, biasanya menempuh rumah-kantor dalam waktu 1 – 1.5 jam, minggu ini gw cuma menempuh 35 menit – 50 menit an hehehe

lalu kenapa bisa begini? warga Jakarta biasanya menyimpulkan karena minggu ini masih banyak yang cuti tapi yang paling signifikan adalah ANAK SEKOLAH LAGI PADA LIBURπŸ˜€.

memang berasa banget kalo sekolahan lagi musim libur, yang biasanya pada awal tahun, tengah tahun, dan akhir tahun. kita sering nya menyimpulkan kalo anak2 sekolah itu pada dianter kalo ke sekolah ato bagi mahasiswa membawa kendaraan sendiri. iya sih, banyak ditemukan anak2 sekolah yang rumahnya dimana sekolahnya dimana, misalnya rumah di bekasi tapi sekolahnya di cikini… walaaaa.

lalu saya timbul ide, gemana kalo pemerintahan Jakarta membuat suatu areal sekolahan yang sangat besar untuk setiap kota di Jakarta, misalnya Jakarta Selatan mempunyai satu sekolahan yang sangat besar sehingga semua anak-anak sekolahnya disitu saja. kalo perlu bikin asrama nya juga disitu, nah kalo mau berantem antar sekolah pun dalam area situ2 juga, ga usah keluar jalan raya.. semua senang hehehe.

memang ide yang naif yah tapi kalo benar-benar dipikirkan bukankah akan menjadi solusi yang sangat baik?πŸ™‚ kalo ga salah sekolah macam ini ada istilahnya bukan? apa ya, boarding school?

ada lagi yang punya ide untuk isu anak sekolahan ini? bagi dongπŸ™‚

Comments on: "lalu lintas Jakarta dan anak sekolah" (4)

  1. dalam keadaan libur elo perlu jalan 50 menit dari rumah ke kantor? berarti rumah lo jauh juga yaπŸ˜€

  2. mas… mas… emangnya mas rumahnya di mana sih?πŸ˜›

  3. nggak nanya kantornya dimana? kan jarak dari rumah ke kantor yg diukur

    hehehe

  4. Anak Kebayoran said:

    Kalo boleh usul, kategori ditambah dengan “kendaraan umum”; karena banyak banget, dari mulai ojek motor, ojek sepeda, gerobak kalo banjir), angkot pinggiran (warna biru ato putih), bajaj, kancil, tuk-tuk yg pake gas, taxi, bus, KRL, bahkan becak kalo di pinggiran

    Kalo ngomong penduduk jakarta 12 juta (entah sensus taon berapa) dan 50% aja harus commuting baik pake kendaraan umum maupun pribadi 6 juta orang bro yg “tumplek” ke “downtown”; Jam 06:30-09:00 dan 16:00-18:00, dari 6 juta naek kendaraan umum ada 60% maka 3,6 juta orang pagi ke kantor/sekolah/universitas, kemudian sorenya 3,6 juta balik lagi kerumah masing2

    Apa seh, ekspektasi masyarakat Jakarta untuk kendaraan umum-nya?
    Gimana pem-prov/DLLAJR/polisi Lalin selama ini meng-akomodasinya
    Rasanya masih banyak yg bisa dibahas deh;
    OK deh semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: