Ada Apa di Jakarta?

Archive for September, 2006

Jogging Di Senayan

Hari sabtu pagi yang lalu gue jogging di Gelanggang Olahraga Bung Karno Senayan. Konon stadion yang didirikan atas prakarsa Bung Karno tersebut adalah salah satu stadion olahraga terbesar di dunia. Faktor tersebut mungkin menjadi salah satu perhitungan bagi Asian Football Confederation AFC menjadikan Jakarta sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaran Piala Asia 2007 dan lapangan sepak bola Senayan Jakarta ditetapkan sebagai tempat pertandingan final.

Begitu besarnya lapangan sepak bola tersebut sehingga gue hanya mampu berlari mengitari lapangan luar stadion sebanyak tiga kali, itupun campur jalan 🙂 Yah, mungkin karena gue juga sudah jarang olah raga sehingga staminanya jadi menurun.

Pada hari libur, sabtu minggu, kawasan tersebut ramai oleh orang berolah raga atau sekedar cuci mata. Kalau gue perhatiin yang paling banyak olah raga di situ adalah perempuan dan tidak sedikit yang cantik, seksi dan berpakaian ketat. Agak masuk akal juga, soalnya perempuan memang suka menjaga kebugaran tubuhnya.

Selain berlari di sepanjang lingkaran luar stadion juga diisi beberapa kelompok yang menyelenggarakan senam olah tubuh. Senam tersebut dipandu oleh seorang instrukstur diiringi musik hip hop yang menambah semangat. Di antara kelompok tersebut ada yang khusus untuk penderita pengeroposan tulang, biasanya diikuti oleh orang tua yang sudah berumur, tapi kebanyakan kelompok kaum muda.

So, bagi elo-elo yang tidak ada kegiatan di hari sabtu atau minggu, sempatkan deh sekali-sekali jogging di sana. Dijamin tidak akan menyesal, olah raga sambil cuci mata. 🙂

Casa

Beberapa hari yang lalu nyobain makan di Casa Kemang bareng orang kantor. Bertempat di jalan Kemang tepatnya di atas toko buku Aksara (alamat lengkapnya Gue gak tau :P), resto ini menyuguhkan makanan internasional dengan andalan Pasta, Grill, dan Sandwich. Gue mesen Grill Salmon, rasanya enak kok… Gue suka banget sama bumbunya. Untuk masalah porsi menurut Gue pas banget… gak kebanyakan gak terlalu sedikit juga, kecuali Sandwich… porsinya gede bo. Penyuguhan makanan juga lumayan ditata dengan bagus, jadi enak diliat.

Dengan desain interior yang cozy dilengkapi dengan sofa-sofa empuk, Casa bisa dijadikan tempat hangout yang cukup nyaman… apalagi dengan adanya Coffes, Smoothies, Wine, dan Cocktail pada daftar menu minumannya.

Harga makanan berkisar 50-100 ribuan rupiah (main course).

Casa

Krispy Kreme Jakarta

Setelah gw cari-cari ternyata banyak juga blog yang memuat tentang kehadiran krispy kreme di Jakarta.

Dimana Krispy Kreme?
Saat ini gw taunya ada di Pondok Indah Mall 2 lantai dasar, letaknya deket elevator tapi gw lupa ada di sebelah south apa north, pokoknya deket pintu keluar arah Wisma Pondok Indah.

Krisp Kreme juga ada di Senayan City, kalo yang ini gw ga tau letaknya dimana, baru pengen kesana 😉

Harganya gemana?
Dibanding dengan J.Co harganya Krispy Kreme sedikit (bener2 sedikit) lebih mahal, kalo ga salah yang biasa satunya Rp.5800,- dan yang assorted Rp.6200,-. Adanya harga lusinan ga ada setengah lusin.
Harga selusin? lupa 😀 nanti gw cek lagi d (dan semoga ingat ;))

Rasanya?
Katanya sih luar biasa hehehe

Tapi ati ati, katanya kandungan gulanya banyak, bisa-bisa obes nanti (katanya ya, ada yang bisa confirm datanya dari mana?), tapi juga segala sesuatu itu jangan berlebihan bukan 🙂

Nah yang mau coba silakan serbu Pondok Indah Mall 2 dan Senayan City.

Le’ Bridge

Senin 18 September 2006 kemarin ada grand opening salah satu restaurant di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, namanya Le’ Bridge. Lokasinya di sebelah timur Pantai Ancol… ke arah Pantai Carnaval.
Restaurant ini mengusung tema dan suasana yang beda dari restaurant lainnya… berada di tengah laut dengan jembatan kayu di kiri-kanan sebagai akses masuk dan di naungi tenda berbentuk unik. Di tengah laut? ya gak di tengah-tengah banget sih… pokoknya di atas laut lah… jadi kayak restaurant apung gitu. Kalo mau ke sana harus lewatin jembatan kayu sepanjang 100 meter… jauh yeee… tapi seru lho.

Le' Bridge

Makanan yang disajikan cukup bervariasi, mulai dari burger dan sandwich sampai steak dan chicken cordon blue dengan minuman segar yaitu juice buah.

Kekurangannya cuma 1 menurut gue, anginnya kenceng banget bo’… maklum di tengah laut, jadi kalo mo ke sana jangan lupa bawa jaket walaupun siang-siang juga 😉

Le' Bridge

Listrik Padam di Jakarta dan Tangerang 18 September 2006

yap, headline tersebut gw kutip dari kompas.com. Sekitar jam satu, listrik di kantor gw, di Cipete Selatan – JakSel, mengalami penurunan listrik, tau kan yang listrik tiba-tiba seperti mo mati tapi ga jadi. Dari pengalaman sih biasanya abis itu ga lama kemudian listrik benar-benar mati, tapi setelah ditunggu-tunggu ternyata ga mati lampu… yah gw pikir cuma kelebihan beban aja listrik kantor ini.

Tapiiiiiiii ternyata memang ada mati lampu pas siang itu, nah yang mau baca berita lengkapnya silakan baca di kompas.com ini. Dari situ diketahui mati lampu dikarenakan “Gangguan penyaluran tenaga listrik di Gardu Induk Gandul dan Petukangan” sehingga menyebabkan mati lampu di daerah berikut: 

Serpong
Kebun Jeruk
Tangerang
Cengkareng
Muara Karang
Budi Kemuliaan
Ketapang
Kebon Sirih
Dana Yasa
Mampang
Duri Kosambi
Karet Baru
Grogol

wah wah, kena mati lampu lagi, tapi itu ga lama koq. Di beritakan jam 2-an dah nyala lagi.

Semoga ga terlalu serius dan bisa diselesaikan secepatnya yah.

Pelabuhan Sunda Kelapa

Antar Kami Pulang

Pelabuhan Sunda kelapa merupakan cikal bakal kota Jakarta tercinta ini. Jakarta pernah mempunyai nama Sunda Kelapa sebelum berubah menjadi Batavia, Jayakarta dan kemudian menjadi Jakarta.

Pada jaman penjajahan Belanda, tempat ini merupakan pelabuhan utama, namun seiring jalannya waktu tempat yang mempunyai arti sejarah bagi kota Jakarta ini menjadi terlupakan. Saat ini pelabuhan ini menampung kapal phinisi yang berlayar menuju Jakarta untuk membawa kayu dari daerah lainnya di Indonesia ke Jakarta.

Museum Bahari Jakarta juga terletak di Sunda kelapa ini yang menghadirkan sejarah kelautan Indonesia pada umumnya dan Jakarta pada khususnya. Selain itu tempat ini merupakan salah satu daya tarik wisata yang dihadiri tidak saja masyarakat Jakarta namun juga dari luar Jakarta. Salah satu yang sering dilakukan orang jika berjalan-jalan ke Sunda Kelapa ini adalah mengabadikan suasana pelabuhan tradisional mulai dari bersandarnya kapal hingga orang bongkar muat. Sunset di tempat ini terbilang cukup indah jika tidak tertutup awan.

Jadi Jika anda suatu hari datang ke Jakarta sempatkanlah mengunjungi tempat ini

Lihat lokasi di Google Maps

Peking Duck @ Mangkok Putih

Beberapa waktu lalu gw ke CiToS pergi cari makan malam. Susahnya cari makan malam di CoToS tu gara-gara banyak banget tempat makan enak-enak, tapi yang ringan dikantong rada susah nyarinya 😀

Nah setelah jalan-jalan cari tempat makan, temen gw bilang,

“di mangkok putih aja tu, bebek pekingnya enak.. crispy gitu d, trus green tea-nya beli satu bisa refill(:D)”

Ya udah, toh sekalian nyoba, lagian dah malem dan perut gw dah lapeeeer banget.

Buka menu,”uih harganya…alamak” … iya harganya tuh harga dinner yang harusnya dibeli setelah gaji keluar hehehe .. tapi apa bole buat, gw dah males ngankat pant*t gw buat nyari.

Setelah nyobain, uiiii enak juga… bebeknya tu emang crispy, dah kuahnya itu … enak banget.. anget dan harum. mantap lah, ga rugi deee he…

tapi green teanya mmm gemana ya, enak sih bagi yang menyukai green tea asli ga pake pemanis (alias green tea nya pait heheehehe) jadi kl mo manis jangan lupa minta gulanya :). oya satu gelas juga dah cukup bagi gw, ga perlu refill :p

so, gw rekomendasiin kalo ke CiToS cobain d itu bebek peking di mangkok putih. met coba

Jam Parkiran di Jakarta ga Bener

Paling ga gw sering denger banyak yang bilang begitu. Jadi antara jam masuk ama jam keluar ga sama jamnya.Nah gw jadi tertarik nih, apakah tempat2 yang sering gw kunjungin jamnya juga ga bener, dan misalnya bener ada berapa tempat sih yang ga bener jamnya.

Selang beberapa waktu dan meneliti beberapa tempat inilah hasil yang gw dapet:

– PIM2 : jam masuk dengan jam keluar sama
– Pasaraya: jam masuk dengan jam keluar sama
– Sarinah : jam masuk dengan jam keluar sama
– Djakarta Theatre: jam masuk dengan jam keluar sama
– CiToS (Cilandak Town Square): jam masuk dengan jam keluar sama
– Senayan (iya Senayan GBK): jam masuk dengan jam keluar sama

baru ini aja sih. dan ditempat ini pula yang kebetulan gw catet waktu masuk ama keluarnya ^^ . Intinya sih,jam masuk ama jam keluar parkir sama koq… mungkin kasak-kusuk itu keluar dah dulu dan sekarang dga lagi ato pula yang mengeluarkan kasak kusuk itu para pengendara yang ga ikhlas ngeluarin duit buat bayar parkir … MUNGKIN LHOOO… tapi kalo dari kalian ada yang merasa ada tempat parkiran yang ga bener, silakan tinggalkan tempat parkiran tersebut di comment box. Mungkin suatu saat gw akan ke tempat tersebut dan mencari tahu 😉 MUNGKIN LHOOOO 😀

Halte layang Trans Jakarta

Ngomong-ngomong tentang Trans Jakarta, gw waktu itu gw liat dikoran kl beberapa halte di koridor IV V VI akan memakai halte layang. maxudnya??

jadinya karena jalanannya sempit dan bila memakai halte biasa akan memakan jalan banget, jadinya diakalin d haltenya dibikin melayang oleh Bapak-Bapak PemProv sana.

Bedanya dengan halte biasa?

Sama aja koq fungsinya, cuma level haltenya aja seperti melayang diatas jalan jadinya ga makan jalan kalo dah gini… keren kan, futuristik gitu hehehe jadinya nanti bus trans Jakarta akan melewati kolong dari halte-halte ini.

nah untuk lebih jelasnya silakan baca diwebsite ofisial Trans Jakarta

iya iya.. gw tau yang kalian tanyakan,…. trans Jakarta ada websitenya ternyata 😀 ada milis nya juga lhoooo… kereeeen 😉

Halte Busway Harmoni

Secara sekarang Gue pelanggan tetap busway, Gue mau nulis tentang halte harmoni nih 😉

Kamis mingu lalu pk. 15:00 Halte Busway Harmoni (HCB) resmi dibuka. Setelah membuat kemacetan (gue baca di koran sih gitu katanya) yang cukup parah akhirnya halte ini beroperasi juga. Halte ini menjadi halte transit antar koridor 1 dan 2.

Hari pertama pengoperasian berjalan semrawut, baik pengemudi bis nya maupun penumpangnya. Pengemudi bisa masih bingung harus berhenti dimana karena ada beberapa pintu pemberhentian, penumpangnya masih ada yang turun di halte yang lama untuk transit.

Kenapa pembukaan halte tsb waktunya ganjil ya? apakah karena jadwalnya Bang Yos kosongnya cuma pada waktu tsb?… paling gak sih menurut gue gitu… hehehe… Coba dilakukan hari sabtu atau minggu, dimana penumpang busway gak terlalu rame jadi koordinasi antar pihak Trans Jakarta lebih mudah sehingga hari seninnya mereka dah gak kebingungan sendiri tinggal mengatur penumpang deh. Nah ini semuanya bingung, pengemudinya aja bingung apalagi penumpangnya.

Mengenai kapasitas halte tsb, kayaknya kurang gede deh. Setiap jam pulang kantor halte tsb penuh sesak, khususnya di pintu-pintu keberangkatan ke arah Kalideres dan Pulo Gadung … antriannya mirip antrian di dufan bo. Kayaknya Pemda DKI harus menambah armada bisnya deh. Selain itu interval kedatangan bis belum berjalan sesuai yang diharapkan (2 menit), sehingga terjadi penumpukan penumpang di halte transit pada jam-jam sibuk.

Awan Tag